Tips Berlatih Yoga

Berlatih Yoga

Tips Berlatih Yoga

Berlatih Yoga

Persiapan

Asana atau postur yoga harus dilakukan dengan mengenakan pakaian yang nyaman dan longgar (tidak menghalangi napas dan gerak), tanpa alas kaki, dan lebih baik dilakukan di atas matras yoga (yoga mat), karpet, atau lantai kayu.

Matras yang leng- ket dan antislip adalah yang terbaik. Lepaskan pula perhiasan dan lensa kontak. Ko- songkan perut; tunggu kira-kira 3 jam setelah makan berat dan 2 jam setelah makan ringan sebelum berlatih yoga.

Apabila tidak memungkinkan untuk menahan makan karena sangat lapar, makan/minumlah sesuatu yang ringan seperti buah-buahan, susu, atau air putih.

Lakukan yoga dalam keadaan tubuh yang bersih dan segar (sangat baik dilakukan setelah mandi).

Lepaskan Ketegangan

Jika Anda merasa tegang, duduk atau berbaring lah sejenak untuk melepaskan kete- gangan pada tubuh dan pikiran sebelum berlatih. Ketegangan mental dan emosi akan memengaruhi tubuh.

Duduk/berbaring dan lakukan pranayama (olah napas). Lakukan secara lembut dan perlahan, fokuskan perhatian pada gerakan perut dan dada, juga pada sensasi udara yang melewati lubang hidung saat bernapas.

Hormati Tubuh Anda

Jangan memaksa tubuh merentang terlalu jauh untuk mencapai postur “ideal” yang diinginkan, terutama apabila Anda baru mulai berlatih. Selalu sesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing agar tujuan mendapatkan tubuh yang sehat dan kuat tercapai.

Jika merasakan ketegangan tubuh meningkat, artinya Anda terlalu memaksa tubuh. Tubuh akan memberi “sinyal” untuk meregang lebih jauh saat ia telah siap. Lakukan asana dengan perasaan sweet discomfort-batas antara nyaman dan tidak nyaman.

Penuh Kesadaran

Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, usahakan untuk selalu berkonsentrasi pada anggota tubuh yang tengah bergerak. Selaraskanlah gerak, napas yang lembut dan dalam, serta pikiran. Keadaan ini merupakan bentuk gerakan yang meditatif.

Bernapas dengan Benar

Bernapaslah perlahan, dalam, dan teratur menggunakan teknik Pernapasan Yoga Penuh (Dhirga Swasam) sepanjang gerakan.

Saat napas mulai tersengal dan sesak, berhenti dan beristirahatlah sejenak, kuasai napas. Apabila napas telah teratur, baru lanjutkan kembali. Jangan lupa, selalu SADAR akan napas.

Kekuatan dan Kelenturan Tubuh akan Meningkat Seiring dengan Waktu

Tubuh akan bertransformasi seiring dengan waktu dan latihan yang teratur. Jangan pernah memaksa tubuh untuk bergerak melebihi kapasitasnya. YOGA BUKANLAH KOMPETISI, bahkan dengan diri Anda sendiri. Terkadang tubuh lentur dan terkadang terasa agak kaku, dan itu normal. Nikmati saja setiap sesi yoga, tiap-tiap detiknya sangat berharga. Yoga adalah kesenangan dan bukannya kerja keras. Nikmati tiap sensasi yang muncul.

Kontinuitas

Kontinuitas merupakan kunci sukses dalam berlatih yoga karena akan memperdalam pemahaman tentang bagaimana suatu teknik harus dilakukan dan menjamin kemajuan dalam berlatih yoga.

Berlatih yoga secara teratur akan menstabilkan pengeluaran hormon endorfin, yang akan memberikan rasa tenteram dan damai dalam waktu yang lebih lama dan berkesinambungan.

Ciptakan Suasana

Sangat baik untuk berlatih yoga pada pagi hari atau subuh-saat udara masih terasa segar-dan pada petang hari-sesaat sebelum atau setelah matahari terbenam. Kedua waktu ini saat yang tepat untuk berlatih yoga, saat energi spiritual berada pada titik tertinggi dalam satu hari.

Lakukan yoga dan meditasi pada ruangan dan waktu yang sama setiap harinya, ini akan membuat pikiran menjadi lebih mudah terpusat. Ruangan tempat berlatih harus cukup hangat dan berventilasi baik. Apabila suka, Anda dapat memutar musik yang lembut dan/atau menyalakan lilin aromaterapi saat berlatih.

Perlu Diperhatikan

Berlatih yoga dapat membantu mengatasi ketidaknyamanan pada tubuh. Namun, apabila Anda sedang dalam perawatan medis, silakan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter/ahli medis sebelum berlatih yoga.

Ada beberapa posisi dan teknik yang tidak boleh dilakukan oleh orang-orang yang sedang berada dalam kondisi tertentu. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Menstruasi

Wanita yang sedang menstruasi dilarang melakukan Postur Inversi/Terbalik, Postur Memuntir, atau Postur Membuka Dada yang terlalu kuat.

Fokuskan perhatian pada Postur Menekuk ke Arah Depan dan Postur Restoratif seperti Mudhasana (Posisi Anak) dan Supta Baddha Konasana (Posisi Kupu-Kupu Berbaring).

Kehamilan

Pada triwulan awal kehamilan, semua asana aman untuk dilakukan (dengan catatan calon ibu berada dalam kondisi tubuh yang sangat baik dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya).

Pada triwulan kedua, kebanyakan asana harus dimodifikasi agar tidak merentang terlalu kuat dan tidak membebani perut. Wanita hamil disarankan untuk mengikuti program yoga khusus untuk wanita hamil.

Rasa Sakit dan Tidak Nyaman

Apabila Anda merasakan rasa sakit setelah melakukan postur ini , segera konsultasikan kepada guru/instruktur yoga. Guru yoga yang berpengalaman dapat memberikan kiat untuk melakukan modifikasi atau variasi yang lebih ringan dan disesuaikan dengan kondisi Anda.

Pemanasan

Pemanasan sangat dianjurkan untuk dilakukan sebelum sesi yoga. Pemanasan ini bertujuan meningkatkan kelenturan otot dan sendi sehingga suatu gerakan akan lebih mudah dilakukan.

Pemanasan juga akan menghindarkan tubuh dari risiko cedera saat berlatih. Pada prinsipnya, pemanasan akan mempersiapkan seluruh sendi dan otot tubuh, dari ujung kepala hingga ujung jari kaki, agar lebih siap saat menerima penekanan yang lebih saat berlatih inti.

Lakukan pemanasan ringan seperti:

  • Menengadahkan kepala ke arah atas dan bawah selama beberapa kali.
  • Menengok ke arah kanan dan kiri selama beberapa kali.
  • Memutar leher searah dengan jarum jam, dan berlawanan dengan arah jarum jam.
  • Mengencangkan otot-otot bahu dan lengan. Memutar bahu.
  • Menggerakkan tulang punggung ke arah kanan dan kiri.
  • Meregangkan lutut, pergelangan kaki, dan jari-jari kaki.

Lakukan gerakan pemanasan secara perlahan sambil bernapas teratur. Terkadang, saat kita sangat sibuk dan memiliki sedikit waktu untuk berlatih yoga, melakukan gerakan pemanasan saja sudah cukup untuk meregangkan otot-otot dan melepaskan ketegangan.